Dybala Sebut Final Liga Champions Sebagai Mimpi Buruk

By | 18th August 2017

Penyerang Juventus, Paulo Dybala mengatakan bahwa final Liga Champions musim lalu bagaikan mimpi buruk baginya. Diakuinya, 45 menit kedua adalah permainan yang menghancurkan impian mereka.

Sebagaimana diketahui, Juventus kembali tampil di final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir pada musim lalu. Namun sayang, lagi-lagi mereka kalah dan kali ini mereka kalah 1-4 dari Real Madrid.

Juventus tampil apik di babak pertama meskipun sempat tertinggal lebih dahulu lewat gol Cristiano Ronaldo. Namun Bianconeri bangkit dan menyamakan kedudukan lewat aksi Mario Mandzukic.

Usai jeda, permainan Juventus memburuk dan mereka gagal mempertahankan level permainan mereka. Alhasil, Los Blancos mencetak tiga gol tambahan di paruh kedua lewat aksi Casemiro, Ronaldo dan Marco Asensio.

“Saya terus berpikir bahwa ini adalah sebuah mimpi buruk, berharap bahwa saya akan bangun,” ungkapnya.

“Kami telah mengalahkan tim-tim yang sangat penting dalam perjalanannya. Kami tak pernah kebobolan lebih dari dua gol dan mereka mencetak tiga gol dalam 45 menit. Itu adalah 45 menit ketika kami bukanlah diri kami sendiri, 45 menit yang menghancurkan segalanya,” sambungnya.

“Di sepakbola, anda selalu memiliki kesempatan untuk balas dendam. Ada pepatah di Argentina: duri di sisimu, sesuatu yang menyakitimu. Rasa sakit di kekalahan final itu akan tetap ada pada diri saya sampai saya mengangkat trofi itu,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *